Linux-in-Flash

Posted on July 6, 2008. Filed under: linux |


<!–Emanuel Setio Dewo–>

Sejak menggunakan Tablet PC setahun lebih, aku jadi jarang ngutak-atik Linux. Kenapa? Alasannya sederhana. Karena CD Combo eksternalnya ngadat. Sesekali bisa hidup, tetapi lebih banyak ngadatnya. Kalau pun sekalinya bisa nyala, ketika ganti CD, maka drive eksternal ini bakal ngadat lagi. Sebel? Yo pasti lah.

Kegiatan nonton DVD/VCD pun jadi terganggu. Kalau filemnya memiliki durasi 2 jam, maka sebelum menonton harus berupaya 1 jam dulu untuk bisa menjalanken drive. Sebel? Yo pasti lah.

Demikian pula dengan kegiatan coba-mencoba distro pun jadi tidak lancar. Pernah juga beberapa kali download distro, tetapi ketika mau nge-burn iso-nya langsung memble. Tapi sejak dapat aplikasi MySlaxCreator yang saya ketahui dari salah satu blog (** duh… maaf lupa blog-nya siapa. Yang punya blog tersebut ngaku dong! **) maka kegiatan ngoprek Linux bisa dilanjutkan.

Bagaimana caranya?
Caranya mudah. Tinggal download aplikasi MySlaxCreator di: sini. Kemudian jangan lupa download iso-nya Slax (your pocket OS) di: sini. Cara pakai MySlaxCreator gampang kok. Tinggal baca petunjuk yang disertakan. Atau dari wizard-nya juga mudah.

Dengan MySlaxCreator aku bisa membuat USB Flash disk-ku untuk menjadi drive linux. Aku bisa booting dari USB dan seketika tablet-ku jadi ber-OS Linux. Asyik? Ya tentu saja. Bisa ganti suasana. Yang tadinya sudah bosen dengan XP jadi tersegarkan oleh tampilan KDE yang keren sekaligus bisa diubah-ubah tema window-nya.

Oh iya, MySlaxCreator ini hanya bisa digunakan untuk distro Slax saja. Tidak bisa digunakan untuk distro lain. Tapi syukurlah karena Slax menyediakan beberapa versi yang bisa didownload, yaitu: Slax Standard Edition, Slax KillBill Edition, Slax Server Edition, Slax Popcorn Edition, Slax Frodo Edition dan Slax Boot CD. Aku sendiri sudah mencoba Slax Popcorn dan Standard Edition. Minimalis sih. Aplikasi office-nya pakai KOffice (Standard Edition), malahan yang Popcorn cuma menyediakan pengolah kata AbiWord. Mungkin yang versi KillBill lebih lengkap. Belum coba sih. Kalau ada waktu mungkin akan aku download juga.

Tadinya sempat bingung saat booting dengan USB Stick (istilah flash disk di MySlaxCreator) karena walau pun BIOS sudah diset untuk boot dari “external Drive” ternyata tidak bisa langsung boot dari USB Stick. Alhasil aku harus menonaktifkan harddisk-ku baru bisa boot dari USB Stick. Jadi tidak seru, soalnya ketika masuk ke OS harddisk jadi tidak bisa diakses karena dinonaktifkan.

Tetapi akhirnya masalah bisa diatasi. Ternyata USB Drive itu termasuk kategori hard drive dalam BIOS tabletku. Di BIOS ketika harddisk di-expand, di sana ada 2 pilihan, yaitu internal hard disk dan USB drive. Nah, dari sini urutannya kuubah. Yang pertama adalah USB drive baru kemudian internal harddrive. Alhasil yang pertama kali akan dicek adalah USB drive dulu baru kemudian jika tidak ditemukan OS di USB, maka boot dijalankan dari harddisk.

Alhasil aku tidak memerlukan langkah menonaktifkan harddisk untuk booting dari USB. Dan akhirnya aku dapat mengakses harddisk (dan partisi-partisinya) dari Linux. Well… Semua file bisa dibaca. Aku belum mencoba untuk menulis atau mengedit file yang ada di harddisk. Soalnya semua partisi formatnya NTFS. Konon linux belum bisa sempurna menangani format NTFS. Takutnya kalau malah merusak file. Kalau cuma 1-2 file sih masih dimaklumi. Tapi kalau satu partisi? Walah… nangis darah dong. Atau ada pembaca yang sudah pernah mencoba dan tidak merusak file sistem NTFS? Sharing dong? Siapa tahu aku sudah jauh ketinggalan jaman Linux. Maklum, sudah setahun lebih tidak ngoprek.

Tapi seperti biasa, software untuk menyalakan modul Wi-Fi belum ada. Dulu pernah download untuk versi Acer. Tapi entah dimana. Eh… yang versi PopCorn ada program untuk menyalakan modul Wi-Fi, tapi kok nggak bisa ya? Sedangkan versi Standard cuma Wi-Fi manager aja, tidak disertai program untuk mengaktifkan modul Wi-Fi. Mungkin sebaiknya saklar on-off modul ini eksternal saja ya? Maksudnya jangan lewat software. Memang sih, versi software bakal lebih mudah diadopsi oleh banyak notebook. Maklum, kalau harus pakai saklar berarti harus meletakkan saklar tersebut di body notebook. Bisa jadi tambah biaya produksi notebook. Yo wis… kapan-kapan cari software-nya lagi.

Yang sudah pasti rewel adalah LCD-nya. Tablet kan memiliki cara input langsung ke layarnya pakai stylus. Nah, secara normal belum ada dukungan luas untuk tablet PC di Linux. Dulu sempat googling dan menemukan driver Wacom yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini. Maklum, sensor tablet ini kebanyakan dipasok oleh Wacom yang memang ahli di bidang ini.

Lain-lainnya sih oke-oke saja. Slax dapat berjalan dengan cepat. Jika XFCE di versi Popcorn sudah cukup memuaskan mata, maka versi Standard menggunakan KDE yang lebih memuaskan mata dan pikiran. Maklum, aplikasi penunjang di KDE lebih lengkap. Tapi di Slax versi Standar ini tidak semua aplikasi KDE disertakan. Hm… jadi kangen Mandrake/Mandriva yang membundle lengkap aplikasi KDE. Sebenarnya Ubuntu dengan Gnome-nya juga berjalan cepat dan sudah cukup memuaskan mata. Tetapi kenapa hati ini lebih terpaut pada KDE ya? Itukah yang namanya jatuh cinta? (** halah **) Oh, iya, aku sudah menyalin Kubuntu (Ubuntu dengan KDE) tetapi lagi-lagi karena CD Drive-ku bermasalah, maka tidak bisa mencobanya. Weks… sebel deh.

Ya sudah, itu dulu nyatetnya. Kapan-kapan kalau ada ide dan waktu akan dituangkan lagi di blog. Oh, iya, Slax itu memang dimaksudkan sebagai sistem operasi yang on-the-move alias Live-CD alias pocket-os dan alias-alias yang lain. Jadi memang diperuntukkan untuk media simpan bergerak. Walau pun demikian bisa juga diinstal di harddisk. Ada fasilitasnya kok. Tinggal klik dan ikuti petunjuknya. Maka harddisk Anda bisa memiliki Linux. Hati-hati lho kalau mempraktekkan. Backup dulu data Anda. Siapkan partisi dengan benar. Kehilangan data tidak ditanggung. Anda harus berani menanggung resiko ini. (** halah **)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Kontak person

    basmanpro
  • Pengunjung blog ini

    • 81,235 Kepala
  • Cari apa ?

  • RSS Kurs Lengkap klikbca

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Kurs Lengkap klikbca

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Unknown Feed

    • ERROR: Database error: Can't connect to database at /var/www/html/feed.pl line 181.
  • RSS Unknown Feed

    • ERROR: Database error: Can't connect to database at /var/www/html/feed.pl line 181.
  • gold price

  • [Most Recent Quotes from www.kitco.com]
  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: